Latest News

.

.

Senin, 10 Oktober 2016

Politik Kepentingan Dibalik Mengelabui Gerakan Pembebasan Papua Barat.


Tensi politik pembebasan Papua Barat dari Indonesia semakin meningkat. Kelompok Gerakan Pembebasan Papua Barat (Free West Papua) terus melakukan gerakan muda di Papua dalam rangka meningkatkan perhatian masyarakat Internasional terhadap situasi Papua. Gerakan muda selalu lakukan protes kepada perusahaan-perusahaan multinasional yang beroperasi dan system pemerintahan yang ada di Papua karena harus bertanggung jawab atas kasus-kasus yang terjadi di Papua.

Gerakan muda di Papua memandang, Genosaid adalah di bekking oleh perusahan ilegal dan pemerintahan Indonesia di Papua, mereka terus dilakukan dan telah didanai untuk genosaid. Faktanya kejahatan yang dianggap oleh kelompok ini sangat menyimpang dari yang terjadi di Papua saat ini. Jelas terlihat bahwa ada kepentingan yang sangat kental di Papua. Dengan tujuang kepentingan terserubung, EKOSOB.

Dukungan Perjuangan Papua dilakukan dengan berbagai cara dan menekankan pada isu-isu Pelangaran HAM di Papua. Sementara jika kita mengacu pada arti harafiahnya, menurut ahli hukum Polandia, Raphael Lemkin, Genosida adalah sebuah pembunuhan sistematis secara besar-besaran terhadap satu suku bangsa atau kelompok dengan maksud memusnahkan bangsa tersebut. Itulah jelas dan terjadi di Papua.

Dalam Satuta Roma dan Undang-Undang No; 26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, pembunuhan atau genosaid ialah perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, kelompok agama dengan cara membunuh anggota kelompok; mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota kelompok; menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang menciptakan kemusnahan secara fisik sebagian atau seluruhnya; melakukan tindakan mencegah kelahiran dalam kelompok; memindahkan secara paksa anak-anak dalam kelompok ke kelompok lain.

Ternyata tidak ada yang patuhi pada hal tersebut; Satuta Roma kaliamat diatas, karena tujuan dan maksusd mereka adalah jelas untuk pembantain inggin memiliki dan menguasai kepentingan terserubun. Bumi Papua adalah incaran oleh kepentingan dunia. ***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

.

.

Populer

BERITA