Latest News

.

.
KNPB PUSAT
KNPB TIMIKA

TIMIKA

PAPUA

MELENESIA

PASIFIK

Recent Posts

Kamis, 14 September 2017

AKTIVIS KNPB TIMIKA MENOLAK KEHADIRAN PRESIDEN RI DALAM PESPARAWI KE-XII DI KAIMANA DAN MELAKUKAN PENCORETAN DIATAS KM.TATAMAILAU



AKTIVIS KNPB TIMIKA MENOLAK KEHADIRAN PRESIDEN RI DALAM PESPARAWI KE-XII DI KAIMANA DAN MELAKUKAN PENCORETAN DIATAS KM.TATAMAILAU.

Aktivis KNPB.

Knpb Timika News- Pada hari Rabu tanggal 13 September 2017 tepat pada pukul 6:00 wpb,Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) atas Nama Saudara SAFRI dari suku TERNATE Indonesia dirinya mengatakan “ Saya mendukung penuh atas Masalah Papua dan harus Selesaikan melalui mekanisme Internasional yaitu :  REFERENDUM (Self Determination)
Karena Safri Merasakan Perjuangan Orang Papua diatas Dasar kebenaran sejarah maka, Safri Ikut terlibat melakukan pencoretan saat anggota KNPB Wilayah Timika,melakukan pencoretan  diatas Kapal "KM. TATAMAILAU"
 .
Berikut ini adalah Tulisan yang di lakukan diatas Kapal KM. TATAMAILAU.
"Referendum Yes", " Hidup Knpb", "Hidup ULMWP",  "Hidup Rakyat West Papua" dan "Papua Merdeka".
Menurut saudarah SAFRI dirinya mengakui dan Mengatakan bahwa "walaupun saya orang Indonesia saya sangat mendukung perjuangan Rakyat Papua yang meminta Papua Merdeka karena Sejarah sangat jelas dan Orang papua harus membentuk sebuah negara seperti Negara Indonesia dan negara-negara Merdeka lainnya di Dunia.

Mudah-mudahan Papua bisa Merdeka melalui tuntutan dari hati Nurani Rakyat Papua melalui mekanisme Referendum, “ One Man One Vote “ (Satu Orang Satu Suara).  Walaupun saya Orang Indonesia namun saya mendukung Papua Merdeka terlebih khusus Ras melayu orang Indonesia, bukan saya saja yang mendukung pembebasan bangsa papua dari penjajahan namun, orang Indonesia sudah banyak orang yang mendukung penelurusan kesalahan sejarah orang papua atau Papua Merdeka.

Mengapa saya orang Indonesia mendukung papua merdeka,?
karena saya ketahui bahwa UUD 1945 dalam alinea pertama berbunyi “
Kemerdekaan Itu ialah Hak Segala bangsa maka, penjajahan diatas dunia harus di hapuskan” Sesuai Dengan Dasar Negara NKRI maka Saya memili untuk Mendukung Papua harus Merdeka Sebab, Sudah Puluhan Tahun Orang Papua Terus dijajah, Di Bunuh, difitnma,diperkosa,Hasil kekayaan Di rampas Oleh Indonesia Melalui Militer TNI, dan POLRI maka Itu, Penjajahan diatas Dunia harus Dihapuskan. Bukan UUD 1945 tetapi Masih ada UU yang lain juga masih menjamin saudara-saudara dari Papua.

Lanjut Safri Mengatakan Saya mendukung papua Papua Merdeka karena saya tahu bahwa Indonesia itu Negara Berdemokrasi dan Negara Hukum tetapi Negaranya sendiri tidak tunduk kepada ART Negara Indonesia. Melihat sekarang Bahwa Tetapkan Undang-Undang Gampang tetapi jalankan Undang-Undang di kalangan Rakyat tidak sesuai dengan  Undang-Undang yang di tetapkan. Artinya Latihan Lain Main Lain.

Saya rasa 99% Orang papua Itu Ingin Mau Merdeka namun, Indonesia selalu Membumkan ruang demokrasi dan selalu Mengarahkan Perhatian orang Papua Kedalam Program Murahan yang di luncurkan melalui Pemerintah daerah dan Pihak-Pihak tertentu tetapi Indonesia tidak Bisa Membendung Diplomasi di tingkat intrernasional lagi pula Kebenaran Sejarah cepat atau lambat pasti akan terungkap atau akan terbukti. Maka saya atas Nama Safri mendukung Rakyat Papua yang meminta merdeka diatas Negerinya Mereka. Dan Ia mengaku bahwa : Saya sebagai MAHASISWA mengetahui tentang Nilai Kemanusiaan dan Kebenaran maka Saya Mendukung Bukan karena saya Mencari kepentingan lain.

Semoga Orang Papua bisa Merdeka dalam waktu yang dekat !
Salam Rakyat Papua, Hidup Knpb dan ULMWP serta beberapa Fraksi Perjuangan yang lainnya yang tidak sempat saya sebutkan". Cepat atau Lambat Pasti ada Jawaban Dari Allah Bapak di sorga Yaitu PAPUA MERDEKA.
Selanjutnya hari Yang sama rabu tanggal 13 September 2017 tapat pada pukul 12:00 AM siang Wpb KM TATAMAILAU bersandar di dermaga pelabuhan Kaimana, beberapa aktivis Knpb Wilayah Timika melakukan penolakan terhadap kedatangan Presiden RI "Jokowidodo" dalam Kegiatan Pesparawi yang Ke-XII dengan Membawah Panflet di tangan diatas kapal tersebut.

Tulisan kalimat Dalam pamphlet yang aktivis "KNPB Timika bawah adalah : dengan tegas Menolak kedatangan Presiden Kolonial Indonesia Jokowi di Kaimana", "Indonesia ILEGAL di Papua" dan Tolak Dialog Jakarta vs Papua dan  kita Tuntut Referendum !.

Kehadiran Presiden Indonesia JOKO WIDODO (JOKOWI) dalam Kegiatan Pesparawi Ke XII di Kota Senja Kaimana adalah Maksud Tertentu sebab Kegiatan Tesebut adalah Kegiatan dari Berbagai Denominasi Gereja Bukan Kegiatan Pemerintahan. 
Marih Kita Analisa dan  Lihat secara seksama bahwa : PESPARAWI yang sebelumnya Presiden Indonesia Tidak Pernah Hadir Dalam Kegiatan seperti ini namun, kali ini mengapa Presiden bisa Hadir dalam Kegiatan Tersebut.
Hal ini menjadi bahan Analisa bagi kita semua berikut ini Analisa KNPB Timika dengan Adanya Kegiatan tersebut adalah  :
1. Apakah di balik kegiatan PESPARAWI KE-XII  Negara Indonesia menyembunyikan sesuatu yang rahasia,,?
2. Apakah, Kegiatan ini sebagai Pembukaan Agar Indonesia Melalui TNI POLRI Membuka Pangkalan TNI,AU Militer Angkatan Laut,,?
3. Mengapa Kegiatan Besar seperti Ini di lakukan di kota kecil Kaimana seharusnya Di tempat Profinsi,,?
4. Apakah Negara Indonesia merasahkan Ada yang Kurang sehingga mencari kembali ke tempat asalnya sebab Dasar dan Lambang negara indonesia Semua hasil curian di Kaimana Oleh Sukarno lalu Indonesia mulai membangun Negara Dengan Menggunakan Hasil Curian.
5. Apakah Perkembangan Diplomasi Politik Internasional Semakin Meningkat sehingga, Indonesia Mencari Kekutan Melalui Pesparawi,,?
6. Apakah indonesia Mengarahkan Perhatian Orang Papua kedalam Program Indonesia agar Lupa dengan Papua Merdeka,  
7. Apakah Indonesia mau mengkelabuhi Kejahatan kemanusiaan yang ia lakukan dan ia mengarahkan perhatian Orang Papua dalam Kegiatan Tersebut menjalankan Penandatangan atau sebuah pernyataan agar  tujuannya  memenangkan persidangan sidang tahunan PBB Yang rencananya akan di lakukan di Amerika "New York Swiss" Pada bulan september ini.
Dan Masih Banyak lagi yang Kita bisa kembangkan Sendiri,,,?

Satu Pesan :
Karakter Tuhan Adalah :Salah Tetap Salah Benar Tetap benar maka dengan Kebenaran sejarah akan Terbukti. Salam Satu Jiwa.

Hidup Solidaritas Rakyat Pembebasan West Papua.
Hidup Knpb
Hidup ULMWP.
Hidup TPN-PB

By : BPW.KNPB Timika.

Berikut Foto-Foto dan Pencoretan diatas Kapal KM.TATAMAILAU
























Saat Aktivis KNPB Timika Melakukan Pencoretan diatas Kapal KM.TATAMAILAU di Dermaga Pelabuhan Kaimana Maka TNI,POLRI melakukan Pemeriksaan Ketat Di Pelabuhan Kaimana dan Mereka melarang dan Membuka Paksa Warga Papua yang Membawah dan Menggunakan  Baju, Selendang, Noken, Gelang, Topi, dan Lain-lain Yang Bermotif Bintang Fajar Namun Aktivis KNPB  Timika Malas Tahu dengan Kondisi yang sedang Terjadi di Pelabuhan Oleh Aparat Gabungan tetapi terus Melakukan Pencoretan diatas Kapal KM.TATAMAILAU dan Polisi Mencari aktivis Tersebut diatas Kapal Namun Tidak Menemukannya terpaksa Aparat Turun Dari Kapal Tersebut.

Berikut Foto saat TNI POLRI melakukan Pemeriksaan :





 Top of Form

Kamis, 10 Agustus 2017

Kronologis Warga Papua Ditembak Mati Oleh TNI-Polri Di Paumako Timika

KNPBNews  Timika--- Ini kronologis versi   KNPB Timika terkait  Kasus Penembakan dilakukan oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia  (TNI) di sekitar lokasi Pelabukan Paumako, depan kantor Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) laut,  terhadap Warga Papua di Paumako  Timika Papua,  pada rabu 09 Agustus 2017. 

Awalnya pada tanggal 29 juli 2017 Nelayan warga Papua  yang ada di Paumako Timika melakukan  demo  damai depan kantor perikanan Paumako Timika, Masyarakat setempat  menuntut orang pendatang dilarang menjaring dan menangkap ikan disekitar  laut Timika selatan.
dan selama ini  Pemerintah Kab. Mimika lebih Fokus perhatian  kepada Orang Pendatang untuk menjaring di laut dan semua Vasilitasi di tanggung Oleh Pemerintah dibekini oleh TNI-Polri.
Masyarakat papua  ingin sebelum ada ijin resmi dari pemerintah dan toko adat setempat ada lalu bisa menangkap ikan bebas disekitar laut selatan papua. Masyarakat Papua melihat selama ini orang pendatang menangkap ikan secara ilegal dan masyarakat setempat terpinggirkan dikuasai oleh orang pendatang di laut pantai Selatan Papua.

 Selama ini juga warga setempat dilarang orang pendatang tetapi  warga pendatang selalu sembunyi-sembunyi pada malam hari selalu mencari ikan secara illegal dibekini kerja sama dengan TNI-Polri. 

Kemudian masyarakat papua beroperasi cari tahu  ke laut apaka orang pendatang sedang cari ikan warga diketahui orang pendatang banyak yang sedang  mencari ikan secara illegal, sehingga masyarakat melapor ke Petugas KP3 Laut, lalu KP3 Laut menangkap mereka (Orang Pendatang) membawah ke Polisi untuk proses penyelesaikan masalah.

Selanjutnya pada tanggal 09 Agustus 2017 Warga pendatang yang ada di Poumako mereka berkumpul di paumako pan melapor kepada Ikatan Jawa Bersatu (IJB) ke Tiumika, untuk melakukan demo di Pelabuhan  KP3 Laut mereka memintah bebaskan warga non papua yang ditahan polisi KP3 laut, dan meminta ijinkan untuk menangkap ikan di laut dan mencari ikan disekitar Paumako. 

Namun Nelayan masyarakat Papua setempat tidak Ijinkan untuk mencari ikan secara illegal  dan warga setempat ingin harus ada ijin dari Pemerintah dan Toko adat setempat baru bisa menangkap Ikan di Laut Papua selatan.

Akhirnya terjadi Aduh mulut antara warga Papua dan Warga Pendatang (Indonesia), saat itu juga Polisi KP3 Laut menyeluarkan Tembakan  peringatan kearah Warga.  Dan saat itu juga anggota TNI juga mengeluarkan tembakan arah warga Papua lalu peluru tajam Kena di beberapa warga papua  pertama  atas nama Theo Kamtar (22)Th  kena bagian perut Mati tempat, dan Rudi Kokoputs (24)Th kena tangan kanan patah, hingga kini kondisinya masih kritis di RSUD Mimika.

Sedangkan seorang anggota intel Kodim 1710 Mimika bernama Kopda Andi yang terluka pada bagian punggung hingga menembus tulang belakangnya akibat terkena tombak, hingga kini kondisinya masih kritis di RSUD Mimika.

“Sampai saat ini masyarakat setempat masih dalam rasa takut dan tauma, dan ada usi bahwa warga pendatang orang Kei, Orang Bugis, Jawa rencana mau serang nelayan warga Papua di Paumako Timika Papua,” Kata warga setempat.

Admin






Selasa, 11 Juli 2017

KONDISI TERAKHR KORBAN MAKAR KUHP 106 KET I KNPB TIMIKA YANTO AWERKION


saat Jengut dengan Ket I KNPB Timika Yanto

KNPB Timika News-Yanto Awerkion adalah Ketua I KNPB Timika yang di tangkap oleh Militer gabungan Indonesia dari berbagai kesatuan yang berjumlah -+500.000 sejak tanggal 30 Mei 2017 di sekertariat KNPB dan PRD Timika Jalan Freeport lama  Bendungan Timika  saat Memimpin Ibadah dan Doa Mndukung #BackTheSwim international Supervised Vote For West Papua  Sampai dengan Saat Ini ia Menjalani Hukuman Makar sudah 42 hari 42 malam di Rumah Tahanan Polsek Miru Kwamki Baru Timika.

Tindakan Polisi terhadap Yanto Ket I KNPB Timika.
Pada tanggal 27 Juni 2017 hari selasa, Aparat yang bertugas Di Polres Mimika di bagian Reskrim (Penyidik) di bawah Pimpinan Dionisius Vox Dei Paron Helan bersama Timsus Melakukan Pengerebekan di tahanan Polsek Miru tanpa ada Alasan yang tepat dan jelas. Mereka Melakukan Penggrebekan di Rumah Tahanan polsek miru tanpa mengetahui Tati Muhamad Abdul sebaga Kasat di Rumah Tahanan polsek miru. Tito Mengatakan Saya Tidak Mengetahui hal ini bukan alasan yang jelas atau  Belum Tentu dibenarkan sebab, Mereka mengetahui tata cara dan Aturan yang berlaku di kepolisian sehingga, mereka bisa komunikasi lewat Hp atau Ht. Mngapa Kita Katakan Demikian sebab, Biasanya kalau ada masalah kecil maupun besar yang terjadi di rumah tahanan sebagai keamanan biasa Komunikasi tetapi, tanpa ijin atau tanpa laporan kepada Pihak yang bersangkutan Tati Muhamad Abdul sebagai Kasat masa di kabarkan tidak mengetahui. Hal ini kita bisa katakan Bekerja sama atau komunikasi secara diam-diam namun, berpura-pura tidak mengetahui atas penggerebekan yang terjadi agar supaya Orang tidak membaca permainan atau strategi mereka. (Lempar batu sembunyi tangan.)

Selama Satu Bulan 7 Hari Yanto di karantinakan oleh aparat indonesia dalam Sebuah Kamar yang berukuran 3x3 Meter sehingga, ia tidak mendapatkan Udara yang segar dalam Ruangan Tersebut  dan Aparat (POLRI) selalu Menyita dan Merampas semua barang- barang Milik yanto maupun  semua nara pidana yang berada di balik terali besi sehingga salah satu diantara Nara pidana Membawah Handphone sehingga, Polisi yang bertugas di tempat tersebut memukulnya lalu ditelanjangi di depan nara pidana dalam Penjara.

Kesehatan Yanto

Kesehatan Yanto beberapa lalu mengalami sakit Kepala,kadang dingin kadang panas, dan mengalami Gangguan Pernapasan tetapi polisi tidak bertanggung jawab atas sakit yang di alami oleh yanto sehingga beberapa kali keluarganya sempat jengguk untuk memberikan obat dan makan minum namun,aparat di suruh pulang kembali. Yanto mengalami sakit karena ia di dalam karantinakan selama satu bulan tujuh hari tidak bisa dapat Udarah yang segar dan Matahari makan minumpun tidak jelas.

Makan Minum

Negara Indonesia Melalui Polisi menanggung dan memberikan makanan kepada Para Pidana maupun Yanto dua kali makan dalam sehari makan pagi dan makan sore lauknya Ikan tetapi, dikabarkan Makanannya kadang bauh sehingga kadang makan kadang tidak makan karena bauh kemudian keluarga sempat bawah makanan namun polisi suruh pulang kembali.

Kondisi terakhir dan penutup.

Pada Tanggal 10 Juli 2017 Badan Pengurus KNPB sempat jengut di rumah tahanan Polsek Miru namun, ia mengatakan hari ini tanggal 10 Juli 2017 baru di bebas dari ruangan karang tina, dan sekarang saya bisa mendapatkan Udara yang segar dan bisa mendapatkan Sinar Matahari serta dirinya merasa legah dan bebas dari Ruangan tertutup . Kondisi terakhir kesehatannya ia semakin baik dan sudah mulai-mulai Normal Kembali.

Yanto mengakui selama saya dalam karantina saya tidak diberikan waktu dan kesempatan untuk bertemu dengan siapapun dia yang datang jenguk tetapi setelah saya dilepaskan dari karang tina saya rasa pasti saya bisa ketemu dengan pihat Keluarga dan teman-teman dari Knpb.

Masa Penahanan Yanto Awerkion yang pertama Kali 20 Hari Terhitung sejak 31 Mei – 19 Juni 2017 kemudian yang kedua 19 Juni – 28 Juli 2017 beberapa minggu lagi masa penahanannya akan berakhir namun Berkasnya yang pertama kalinya Polisi telah melimpahkan ke Kejaksaan Negeri Namun Kejaksaan Menolak Berkas Yanto sebab Belum Lengkap. Dalam BAP Pertama Pernah terjadi Polisi Yang Tanya tetapi, Polisi Juga Yang Menjawab pertanyaan Mereka Bukan Yanto Yang Menjawab sehingga Sampai dengan saat Ini Polisi Masih Mencari Barang Bukti Yang memberatkan Yanto.
Demikian laporan terakhir atas Korban Makar 106 Tn. Yanto Awerkion Ket I KNPB Timka Mohon Advokasi....
Kepada Amnesti HAM Internasional
Kepada Pengacara dan
Kepada Lembaga Bantuan Hukum LBH Jakarta
Serta kepada semua Rakyat Papua.

By BPW KNPB Timika.








Kamis, 06 Juli 2017

KNPB TIMIKA BERTURUT-TURUT MELAKUKAN CAMPANYE REFERENDUM DAN PEMBENAHAN BASIS DEMI MEMENANGKAN REFERENDUM.


Pengurus KNPB menyerahkan SK.

KNPB Timika News- Komite Nasional Papua Barat KNPB Adalah Media Nasional Bangsa Papua yang menggagas Sistem Negara Republik Indonesia Bukan melawan Manusia. Terlebih Khusus Komite Nasional Papua Barat KNPB Wilayah Timika tidak Kompromi dengan Isu Propaganda yang sedang Bangun Oleh Oknum-Oknum Tertentu yang Mementingkan Satu sendok makan Piring tetapi,terus Fokus mementingkan Pembebasan Banyak Orang melalui Konsolidasi Campanye Referendum dengan  Pembenahan Basis serta Tahapan Perjuangan terakhir Bangsa Papua di tingkat Internasional.

Dalam Konsolidasi tersebut Badan Pengurus Komite Nasional Papua Barat KNPB Wilayah Timika memberikan Pemahaman Arti dan Makna Referendum, simulasi Referendum dan Pembacaan Situasi, tahapan Perjuangan Bangsa Papua sekaligus Pembentukan sektor dan terbitkan Surat Keputusan (SK).
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Timika telah menjalankannya Konsolidasi Sejak Tanggal 28 Juni 2017. Pada Tanggal 05-06 Juli Badan pengurus Knpb wilayah Timika melakukan Rayon Yuwaka sesuai schedule atau Jadwal yang telah ditetapkan bersama dalam sebuah Pertemuan antara badan pengurus Wilayah dan Badan Pengurus Sektor serta Seluruh Anggota KNPB Maupun PRD. Dalam Konsolidasi selaku Ketua Tim Campanye referendum Tn. Soon Tabuny Memberikan Pemahaman arti dan Makna Referendum, tata pelaksanaan Referendum serta Menonton contoh Video referendum Timor Leste di sebuah Rayon tersebut.

Selanjutnya lanjut dengan Pembenahan Basis, Pembacaan Situasi, tahapan Perjuangan Bangsa Papua, Pembentukan dan pengesahan sector sekaligus terbitkan Surat Keputusan (SK) untuk setiap basis guna menghadapi situasi perkembangan politik yang mendatang di sampaikan oleh selaku Badan Pengurus KNPB Wilayah timika ( Sekjen umum KNPB Timika Tn. Sem Ukago).
Kegiatan disambut baik oleh para Tertua RT , Kepala suku dan Rakyat setempat. Rakyat yang hadir itu mengikuti dan memahami apa yang disampaikan dengan baik oleh pengurus KNPB Wilayah karena di terjemahkan lagi kedalam bahasa ibu oleh selaku Ketua Rayon Yuwak Tn. Doti Wamimbo .
Kegiatan di rayon tersebut berturut-turut dalam dua Hari sejak dari tanggal 5-6 Juli 2017 , pada Tanggal 06 Juli tepat pada Hari Kamis Badan Pengurus KNPB Wilayah Timika Tn. Sem Ukago Sebagai Sekjen KNPB Wilayah Timika secara Resmi melantik 1 ( Satu ) sektor baru yang akan bergerak di Bawah Komando atau Kontrol KNPB Timika yakni Sektor MUWAKO NINAWI ABUA.

Dalam pelantikan sector baru tersebut, di hadiri juga oleh Tokoh Agama , Tokoh Masyarakat  dan mewakili orang tua dan Rakyat setempat.  Sebelum Melakukan Acara Pelantikan Badan Pengurus Memberikan Waktu Dan Kesempatan Kepada Beberapa Mewakili toko-Toko tersebut diatas Agar Memberikan kesan Pesan kepada pengurus di sector Baru maupun warga yang ikut dalam acara pelantikan.
Dalam Kesempatan Pertama Disampaikan Oleh selaku toko Agama Bahwa : Saya selaku tokoh Agama sangat terpukul dengan kegiatan yang berturut-Turut dalam dua Hari dan Niat dan tekad yang telah diambil sector di complex ini maka itu membuat saya lebih fokus untuk hadir mewartakan kebenaran sejarah bangsa papua bersama-sama.

Dalam Kesempatan Kedua Oleh Tokoh Adat : Masalah Papua Merdeka itu bukan masalah baru,yang anak-anak lanjutkan tetapi sudah lama maka seluruh orang papua ini sudah melekat dengan  gaya hidup kami dan sudah menjadi darah dagin maka, kami sebagai orang tua akan selalu memback up dan selalu mendorong apa yang diperjuangkan ini karena Kemerdekaan ini akan membawa masa depan Tanah Papua yang lebih cerah damai Buat Anak-anak cucu kami.

Dalam Kesempatan ketiga disampaikan Oleh selaku Orang Tua bahwa : Saya sangat senang dengan semangat Anak muda yang bangkit mengikuti jejak orang Tua yang mana telah lama berjuang kini kami enggang anak-anak telah bisa membangun gerakan sipil kota untuk memediasi semua aspirasi Perasaan Merdeka kepada dunia entah itu melalui lisan maupun tulisan dengan adanya gerakan sipil yang di bangun oleh Anak-anak kami, maka perjuangan kini sudah ada titik terang sehingga seluruh warga papua telah ketahui perkembangan Politik sampai dengan Ratusan Negara sudah ada di pihak kami untuk menentukan Nasib sendiri diatas Tanah Tumpah Darah .

Kesempatan Terakhir di sampaikan Oleh Selaku Ketua Rayon bahwa : saya merasa sangat bangga atas penambahan satu sektor ini karena ini adalah peluru untuk melemahkan ruang gerak kolonial Indonesia dan ini juga memperkuat langkah Para diplomat dan Tahapan Perjuangan terakhir saat Ini seperti apa di sampaiakan oleh pengurus KNPB Timika.

Terakhir dari Badan Pengurus KNPB Timika selaku Sekjen KNPB Timika Tn. Sem Ukago menyampaikan bahwa : Saat Ini KNPB Timika mencapai 53 sektor maka itu, Badan Pengurus Timika tidak akan keluar dari Konggres KNPB dan KTT TPN OPM yang pernah di tetapkan . dan akan berdiri pada Penelurusan akar masalah atau berdiri pada sejarah yang orang tua buat walaupun wilayah lain bicara papua merdeka sesuai dengan kemauan mereka silakan tetapi, Wilayah Timika tidak akan keluar dari penelurusan sejarah atau akar masalah sebab arwa-arwa mereka yang rancang atribut Negara sampai saat ini masih hidup dan Saat Ini Indonesia sedang Meluncurkan Program Kecil-Kecilan tujuannya mau arahkan Perhatian ke program mereka agar supaya lupa dengan papua merdeka Maka Seluruh Rakyat Papua yang berada di Rayon Yuwaka, jangan Mudah Terpropokasi Dalam Program Murahan Itu semua.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh rakyat papua yang berdomisili di Kampung Bintuka Sp 12 Timika dan berakhir dengan aman dan terkendali.

Berikut Foto.




.

.
Videos

Populer

BERITA