Latest News

.

.
KNPB PUSAT
KNPB TIMIKA

TIMIKA

PAPUA

MELENESIA

PASIFIK

Recent Posts

Rabu, 01 Februari 2017

KNPB KONSULAT : MAHASISWA & KNPB KONSULAT PERINGATI HARI LAHIRNYA EMBRIO MANIVESTO POLITIK PAPUA BARAT SEKALI GUS HUT KETUA UMUM KNPB KONSULAT DIBAWAH KEKERASAN NEGARA MELALUI MILITER INDONESIA


(Foto Bersama setelah melakukan Perayaan Ibadah HUT Lahirnya Embrio Manivesto Politik Papua Barat di Sekertariat KNPB Konsulat Indonensia di Asrama Mahasiswa Papua, Kamasan VIII Tomohon-sulawesi Utara )

MANADO_ KNPB KONSULAT – Hari ini, 1/12/2016 Mahasiswa dan KNPB Konsulat Indonesia (Sabang-Amboina) Serta Rakyat Papua 99% Melakukan Perayaan Ibadah hari Lahirnya Embrio Manivesto Politik Papua Barat Yang ke-55 Tahun dengan Aman. Namun, Beberapa wilaya di Indoensia terjadi Pemukulan, Penangkapan, teror dan di intimidasi oleh Militer. Pengurus KNPB Konsulat Kesal dengan Perbuatan Militer terhadap Mahasiswa dan Rakyat Papua.

 (Foto Saat Aparat Kepolisian Gabungan Sulawesi Utara Pada HUT  1 Desember 2016 di Asrama Mahasiswa/i Papua Manado - Sulut)
Ketua Umum KNPB Konsulat, HiskiaMeage, Mengatakan Sesungguhnya kami Punya Hak Untuk Memperingati Hari HUT lahirnya Embrio Manivesto Politik Papua Barat Yang Ke-55. Tetapi Negara ini terlalu Refresif terhadap Rakyat yang sesungguhnya mencari kebenaran Sejarah Kemerdekaan West Papua. 

Lanjut Ketua, Penangkapan, Pemenjarahan,  teror dan di Intimidasi Militer secara paksa hari ini bukan hal Baru tetapi sejak West Papua di Caplok kedalam Bingkai NKRI, Aktivis dan Rakyat West Papua selalu mengalami Ketidakadilan, meskipun itu hanya berupa Ibadah.

Berikut Kronologis Pelaksanaan Perayaan HUT 1 Desember KNPB Konsulat Indonesia (Dari sabang sampai Amboina)

Berdasarkan Kebenaran Sejarah Kemerdekaan Bangsa Melanesia West Papua 1 Desember 1961 Seluruh Rakyat Papua di Indonesia melakukan Perayaan Ibadah Hari HUT Kemerdekaan West Papua dengan Thema Umum: “Untuk Mengembalikan Hari Jadinya Embrio Politik Papua Barat untuk Mengembalikan Hak Palitik Bangsa Papua Melalui REFRENDUM di Tanah Papua ” . dalam perayaan Ibadah KNPB Konsulat Se-Indonesia di beberapa daerah dikepung di bebera Asrama-asrama (Asrama  mahasiswa Cendarawasi di Manado, Asrama Jayawijaya, dan Seluruh Kontarakan dan Asrama Mahasiswa papua di Pantau ketat oleh Pihak Ketiga.  Peristiwa pengepungan terjadi juga di Grontalo serta Makasar. Dan juga AMP dan Rakyat Indonensia Yang tergabung dalam Front Rakyat Indoensia (FRI) untuk Papua Barat yang melakukan Aksi damai   di Jakarta. Namun, di tangkap Aparat di Bundaran HI Jakarta Pusat (Lihat dan Baca di CNN Indoensia) dan lain-lain. 
Baca: 
KRONOLOGIS PEMANTAUAN APARAT KEPOLISIAN GABUNGAN SULAWESI UTARA PADA HARI HUT KEMERDEKAAN PAPUA BARAT 1 DESEMBER 2016 DI ASRAMA MAHASISWA/I PAPUA MANADO-SULUT     


 

(Foto Saat Aksi damai Front Rakyat Indonesia Untuk West Papua di Jakarta)

Ketua Umum KNPB Konsulat, dalam sambutan-sambutannya Menegaskan Bahwa 1 Desember bagi Orang Asli Papua (OAP) adalah Hari bersejarah untuk merayakan HUT lahirnya Embrio Manivesto Politik West Papua yang adil, wajib dan hak bagi OAP. OAP baik dari Sorong hingga Samarai dan Orang Papua di luar Papua memperingati Hari Kemerdekaan pada 1 Desember 1961. ,hari Inidilaksanakan di mana-mana dan tidak salah karena dunia internasioanal sudah mengetahui bahwa West Papua sudah merdeka. Tidak dibilangkan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), karena kami tahu bahwa Kami sudah Merdeka.



(Foto doc CCN Indonesia : Saat FRI dan AMP di Kepung Militer di Bundaran HI Jakarta Pusat)


Lanjut Hiskia, Kenapa dan mengapa NKRI memukuli, memenjarakan, menyiksa, dan membubarkan secara paksa OAP untuk mau berdoa dan Aksi Damai?Sebenarnya, doa merupakan satu ucapan syukur kepada Tuhan atas pemberian nafas hidup, serta Aksi damai merupakan Suatu Unjuk Rasa Rakyat untuk Menciptakan Perdamaian Bangsa. Dan juga selebihnya memberikan lambang Bendera Bintang Kejora, lagu, dll...  Bagi OAP. Kenapa NKRI tidak turuti sesuai aturan UU yang ada di NKRI, malah buta terhadap UUD 1945. Sehingga, NKRIbelajar dan pahami baik UUD Negara ini  dan aturan Hukum Internasional. Tegas Hiskia.

HUT 1 Desember 2016 bagi OAP, diperingati dengan 
kekerasan oleh NKRI terhadap OAP. Ini cukup signifikan dan tak manusiawi. Kami Melakukan Semuaini bukan secara kasar. Jelas dan benar OAP bukan bodoh, tapi pintar dan hebatkarena memperingati HUT 1 Desember 2016 tanpa melakukan tindak-tindak kekerasan. Pastinya, yang kami lakukan adalah doa dan Aksi Damai. Tapi, kenapa sampai AMP dan FRI di Jakarta dibubarkan dan di tangkap secara Brutal serta KNPB Konsulat Wilayah Grontalo dan Makasar didatangi Pihak penegak Hukum dengan menggunakan Mobil Avanza Gelap.  Hal seperti ini aneh.Pasalnyakan Rakyat West Papua berjuang bedasarkan mekanisme UUD Negara dan dasar mekanisme Undang-undang Internasional, Kata Tuan Hiskia Meage.

Kami, OAP tak mungkin takut dengan tindakan-tindakan NKRI kepada OAP. Mungkin kami takut kepada Tuhan, sehingga kebenaran demi Tanah Papua, OAP akan menegakkan keadilan dan kebenaran secara terus-menerus. Lebih bagusnya, NKRI angkat kaki dari Papua dan Akui Sejarah Kemerdekaan West Papua. Tegas Hiskia Meage.

Saya, Merasa Bersyukur karena dengan Bertamahnya Usia saya Hari ini,  Tuhan Masih Sayang sama saya sehingga Saya masih Bernafas untuk Melakukan tugas saya sebagai Ketua Umum KNPB Konsulat untuk terus Memediasi rakyat untuk menentukan Nasib Bangsa Papua dan Semua Bangsa-bangsa di Dunia.

Lanjut Lagi Ketua Umum,  sampaikan Rasa syukur dan terima Kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas Pemberian Kesempatan atas Rakyat papua untuk melakukan Perayaan Ibadah dan Anugrah-Nya atas Ciptaan yang mulia atas Tanah papua. Dan Juga Kepada Seluruh ,Para Pahlawan yang mendahului kami yakni Alm. Ketua Umum KNP, Ketua KNPB Pertama dstnya yakni: Alm. Mako Tabuni (Ketua 1), Erik Logo,  Hubertus Mabel (Ketua Komisariat Militan KNPB Pusat), Viktor Kogoya, (Ketua KNPB Konsulat Indonesia di jakarta), Oktopianus Pogau (Mantan Sekjen KNPB Konsulat Indoensia Jakarta sekali gus sebagai Wartawan SuaraPapua.com), Toni Kobak, Martinus Yohame (Ketua KNPB Wilayah Sorong), Theys H. Eluay, dan para pendiri OPM : Permenas Awom (), Tadius Yogi ( ), Khelik Kwalik dan lain-lain yang telah mendahului kami Bangsa Melanesia Papua Barat.
Sampai hari ini,  kita OAP terus berjuang karna kebenaran Sejarah dan itu akan terus dilanjutkan sampai Papua Barat Bebas dari penjajahan Kolonialisme, Neokolonialisme, kapitalisme dan Imperialisme Global. 
Tujuan Kami Hanya satu, Yakni Bebas dari Semua Sistem penjajahan dan Bebas menentukan Nasib Bangsa Melanesia Papua Barat. 


Salam Revolusi, Kita Harus Mengakhiri
"One People One Soul"
HORMAT KAMI
Badan Pengurus
 Komite Nasional Papua Barat (BP-KNPB) 
Konsulat Indonensia


Hiskia Meage                              Bram Asso
       Ketua Umum                         Sekertaris Umum 


Berikut Sebagaian Video dan Foto-foto KNPB Konsulat dan Rakyat Papua di Indonesia (Sabang-Amboina) Saat dan setelah Merayakan HUT Lahirnya Embrio Manivesto Politik Papua Barat yang ke-55.






(Foto Bersama Mahasiswa Asal Yahukimo setelah Melakukan Perayaan Ibadah HUT Lahirnya Embrio Manivesto Politik Papua Barat di Tomohon Sulawesi Uatara )


 (Foto Bersama Pelajar dan Mahasiswa Mee Yoka Papua saat setelah Melakukan Perayaan Ibadah HUT Lahirnya Manivesto Papua Barat yang Ke-55 di Tomohon Sulawesi Utara).

(Foto saat Makan Bersama KNPB Konsulat dan Mahasiswa Papua di Sekertaria KNPB Konsulat indonesia di Tomohon)

 (Foto Bersama Setelah Melakukan Peryaan Ibadah HUT Lahirnya Embrio Manivesto Politik Papua Barat oleh Mahasiswa Asal Mahasiswa Yahukimo di Manado)
 (Foto Bersama Setelah Melakukan Peryaan Ibadah HUT Lahirnya Embrio Manivesto Politik Papua Barat oleh Mahasiswa Asal Mahasiswa Yahukimo di Manado)

 (Foto Bersama Setelah Melakukan Peryaan Ibadah HUT Lahirnya Embrio Manivesto Politik Papua Barat oleh Mahasiswa Asal Mahasiswa Yahukimo di 

Surat Lepas: TAPOL YUS WENDA


Surat Lepas
===========
Hari ini Selasa 31 January 2017 Dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Timika telah melepaskan 1 (satu) Orang Narapidana atas Nama:
Nama :YUS WENDA
Tempat Tanggal Lahir :Wamena 17, Juli 1997
Alamat :Jalan Sosial Timika.
NO Register :Bila.47/12/2016
No Putusan :65/Pid.B/2016/PN.Tim
Tanggal Expirasi :31 January 2017
Mulai di Tahan :06 April 2016
Tanggal Putusan :03 Agustus 2016
Putusan :Pengadilan Negeri Timika.
Lama Pidana :10 bulan
Pasal :170 KUHP
Kasus Perkara :Penganiayaan.


TAPOL: SETELAH JALANI 10 BULAN PENJARA YUS WENDA BEBAS



TAPOL: SETELAH JALANI 10 BULAN PENJARA YUS WENDA BEBAS 31 JANUARI 2017 DARI LAPAS TIMIKA PAPUA

Tahanan Politik, Aktivis Komite Nasional Papua Barat KNPB Timika Yus Wenda yang di tangkap dalam Aksi dukungan ULMWP Menjadi Anggota Penuh di MSG pada tanggal 05 April 2016 di Timika west papau, Akan di bebaskan pada hari selasa 31 januari 2017. Setelah menjalani hukuman 10 bulan penjara di Lembaga Pemasyarakatan LAPAS Kelas II B Timika.
Komite Nasional Papua Barat KNPB Timika, sampaikan ucapan terima kasih yang dalam kepada semua pihak yang prihatin dan memberikan dukungan moril dan material dalam proses Hukum sampai dengan proses penahanan.
Semoga Allah bangsa terus menyertai kita dalam perjuangan kebebasan bangsa papua. Sampai mencapai cita-cita luhur bangsa papua.
Wa wa!!
Steven Itlay
Ket.KNPB Wilayah Timika


















Selasa, 24 Januari 2017

Video Dukungan Petisi Global Untuk Papua Barat dan Desak PBB segara Gelar Referendum Papua Barat


PERNYATAAN SIKAP POLITIK
LEMBAGA PENANGGUNG JAWAB POLITIK BANGSA PAPUA
PARLEMEN RAKYAT DAERAH MIMIKA (PRDM) 
“Syukur Bagi-Mu Allah dan Moyang Bangsa Papua” Akar Persoalan Bangsa Papua adalah Status politik tentang keabsaan wilayah Papua Barat yang belum final dalam Negara Indonesia. Maka terus di pertentangkan dan di pergoncangkan oleh semua Rakyat Papua dan pemerintah Indonesia sebagai koloni di Papua.

Maka persoalan bangsa papua perlu di kaji dan di buktikan secara baik melalui jalur Hukum dan Politik sesuai dengan aturan atau prinsip dasar Internasional yang legal supaya Hasilnya bisa di terima oleh bangsa papua dan bangsa indonesia secara terbuka dan bermartabat.

Karena keterlibatan Internasional Dalam hal ini (PBB,Amerika,belanda dan Indonesia) sangat aktif dan menjadi aktor dalam konflik Papua Barat demi mengamankan kepentingan Ekonomi dan Keamanan Negara. Maka Hak rakyat papua telah di korbankan dalam Hak Penentuan Nadib Sendiri yang di lakukan melalui mekanisme jejak pendapat Rakyat PEPERA 1969.

Maka Rakyat Bangsa Papua mohon dukungan kepada masyarakat Internasional dan Negara-Negara yang menghargai Demokrasi dalam Campanye dan Petisi Golobal untuk pelasanaan Hak Penentuan Nasib Sendiri di Papua Barat dan mendesak untuk Interfensi Internasional masuk di Papua Barat atas situasi kekerasan Negara yang semakin memburuk di Papua Barat saat ini.

Dalam kesempatan ini Rakyat Malanesia di Papua Barat mendukung penuh pertemuan pemimpin Dewan Exekutif ULMWP dan pemerintah Inggris dan Parlemen Inggris untuk membahas tindakan kekerasan Negara indonesia dan tinjau kembali status wilayah Papua Barat yang belum final dalam indonesia.

 Maka Rakyat Papua menyerukan kepada dunia Internasional:

  1. Segera Intervensi Internasional masuk di Papua Barat untuk mengamankan pelaksanaan Hak Penentuan Nasib Sendiri di Papua Barat melalui mekanisme “REFERENDUM” yang adil dan demokratis sesuai mekanisme Internasional.
  2. Rakyat bangsa Papua memohon kepada Negara-negara anggota PBB untuk mendukung pelaksanaan Hak Penentuan Nasib Sendiri di Papua Barat dan Tinjau kekerasan Negara Indonesia HAM di Papua Barat.

Demikian atas perhatian kami rakyat Bangsa Papua sampaikan berlimpah terimakasi kepada komunitas internasional dan Negra-Negara Anggota PBB untuk memperhatikan Hak-hak dasar rakyat pribumi dalam pelasanaan Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Bangsa Papua.

Di Keluarkan  :Bumi Amungsa Timika West Papua
Pada Tanggal :Selasa, 24 Januari 2017


Lembaga Representatif Penanggung Jawab Politik Bangsa Papua
PARLEMEN RAKYAT DAERAH MIMIKA (PRDM)

ABIHUT DEGEY

Ket.PRD Mimika

Foto Tarian Putri Papua Group Cenderawasih Mendesak PBB Segera Intervensi Internasional masuk di Papua Barat


 Knpb Timika News____Pada hari ini Selasa tanggal 24 January 2017 Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai Media Bangsa Nasional siap memediasi Rakyat Papua dalam hal mendukung kegiatan yang sedang berlangsung di Inggris pada hari ini.  Kegiatan dukungan ini di lakukan Di Kantor OPM (KNPB-PRD) Wilayah Timika.

Kegiatan hari ini bertujuan untuk mendukung kegiatan penanda tanganan petisi secara Global untuk mendesak kepada Dunia Internasional dan PBB agar segerah Intervensi masuk ke Papua untuk Pengamanan dalam pelaksanaan REFERENDUM di West Papua.

Dalam kesempatan ini Rakyat Malanesia di Papua Barat mendukung penuh pertemuan pemimpin Dewan Exekutif ULMWP dan pemerintah Inggris dan Parlemen Inggris untuk membahas tindakan kekerasan Negara indonesia dan tinjau kembali status wilayah Papua Barat yang belum final dalam indonesia.

 Maka Rakyat Papua menyerukan kepada dunia Internasional:


  1. Segera Intervensi Internasional masuk di Papua Barat untuk mengamankan pelaksanaan Hak Penentuan Nasib Sendiri di Papua Barat melalui mekanisme “REFERENDUM” yang adil dan demokratis sesuai mekanisme Internasional.
  2. Rakyat bangsa Papua memohon kepada Negara-negara anggota PBB untuk mendukung pelaksanaan Hak Penentuan Nasib Sendiri di Papua Barat dan Tinjau kekerasan Negara Indonesia HAM di Papua Barat.
























.

.
Videos

Populer

BERITA