Latest News

.

.
KNPB PUSAT
KNPB TIMIKA

TIMIKA

PAPUA

MELENESIA

PASIFIK

Recent Posts

Minggu, 04 Februari 2018

Mama Papua Ditembak Mati Oleh Kelompok Brimob Polres Mimika

Timika, KNBPNews-- Mama Papua bernama Kolaka Emakeparo dari suku Kamoro tewas tertembak senjata api oleh Kelompok Brimob Polres Mimika, Kejadian berawal Minggu (3/2/2018) terjadi keributan di penyeberangan Porsite - Cargodock.  Paumako Timika Papua.

Korban Mama Papua Kolaka Emakeparo yang tidak tahu apa apa tiba tiba ditembak dan peluru mengenai kepala, hingga tewas ditempat.

Sementara itu Fakondus Natipia selaku kepala kampung Pulau Karaka menjelaskan, bahwa awalnya korban tidur dan mendengar ada bunyi tembakan sehingga bangun dan pergi ke lokasi, korban tidak ada salah tapi dia ditembak oleh anggota Brimob Nakal itu.

Sekitar pukul 05.30 mobil ambulance milik departement SOS PT.FI tiba di  Rumah Sakit Mitra Masyarakat 5 (RSMM) Karitas SP dengan membawa korban. Tak lama setelah itu, anggota Kepolisian bersama pihak medis untuk mengecek kondisi korban dan pasien dinyatakan meninggal dunia.

Korban kemudian di visum luar dan diformalin, sambil menunggu keluarga datang untuk ijin visum dalam. Kami pihak keluarga minta kepada Polri untuk bertanggung jawab dan kami minta agar Polri menyiapkan tempat persemayaman jenazah dan mengurus permasalahannya hingga selesai," ujar Irenius Akimuri.

Irenius bahkan menegaskan, ini pelanggaran luar biasa jadi pihak PT. Freeport juga harus bertanggung jawab atas kejadian ini. karena Brimob Mengamankan Pelabuhan perusahan di porsite. 

Kapolres Mimika , AKBP Indra Hermawan SH. SIK. MH didampingi Kasatgas Amole PT.FI AKBP Surosi mengatakan, turut berduka cita atas meninggalnya korban.

"Saya selaku Kapolres Mimika pertama tama menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Almarhumah semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Aspirasi yang bapak bapak sampaikan sudah kami pahami dan kami akan tindak lanjuti. Mohon waktu untuk kami lakukan koordinasi dengan DPRD dan Juga PT. FI," ujar Kapolres.

Secara tegas Kapolres mengatakan, oknum anggota yang diduga terlibat dalam masalah dan berakibat adanya korban tewas akan dilakukan proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini jenazah almarhumah Kolaka Emakoparo masih disemayamkan di kantor DPRD Mimika.

ini Tuntutan Pihak Korban : 
1. Komisi HAM PBB Harus turun di Timika dan melihat langsung kejahatan Negera Indonesia lakukan melalui TNI/POLRI terhadap kita Rakyat sipil di Papua dan kita suku Kamoro lebih khususnya.

2. Jika tidak maka kita akan tuntut PT. Freeport Mec-Moran (Indonesia) akan TUTUP.

3. Pemerintah Indonesia melalui Jokowi harus mempertanggung jawabkan nyawah Manusia selama ini yang menjadi buruan TNI/POLRI terhadap kita Rakyat Sipil.

Demikian Pernyataan kita ini semoga bisa menjawab sesuai dengan apa yang kita Masyarakat minta





Kamis, 01 Februari 2018

Ini awal Mulai Kejadian Luar Biasa di ASMAT


Ko rumah sakit bawah senjata, pak Kami Butu Obat Bukan Senjata
Timika, KNPBnews-- Keadaan sesunggunya apa yang di alami  warga masyarakat Papua khususnya kabupaten Asmat  Papua, ini awal Kejadian Luar Biasa (KLB) mulai sejak akhir Tahun 2017 (Nopember-desember), ada tim Expedisi dari Tentara Nasional Indonesia  (TNI) masuk  di Asmat Papua bersama Tim Gelap yang tidak di ketahui dari kelompok mana.

Tim Expedisi dan Tim Gelap itu mereka melakukan berbagai kegiatan di Asmat, diantaranya berbagai perlombahan olaraga dan tim gelap  yang diduga di backup oleh TNI itu mulai masuk ke rumah ke rumah warga untuk mengecek seluruh isi rumah sampai masuk di kamar tidur dikampung-kampung dan seluruh kota Asmat.

Walaupun pemilik rumah belum ada mereka se-enaknya masuk kedalam rumah  mengecek isi rumah dengan menggunakan alat canggih  semacam alat deteksi, kata salah satu  warga  Yohanes Cembe.
Cembe juga menjelaskan, setelah Tim tersebut masuk, awal bulan januari 2018, dalam satu minggu hampir 150 orang anak  meniggal, anak-anak tersebut meninggal dirumah mereka dan ada juga meninggal dirumah sakit Asmat.

“Masih berlanjut sampai masuk minggu kedua kurang lebih 500-an anak meninggal sampai saat itu rumah sakit asmat dipenuhi pasien” ungkapnya.

Setelah ada kabar tersebar di dimana-mana mengenai  Warga Asmat mengalami kejadian luar biasa, maka ada bantuan kemanusiaan  dari berbagai pihak diantaranya. 1. Keuskupan Katolik  (berupa Makanan yang bergisi), 2. TNI ( Berupa Obat-obatan dan Medis  versi TNI dengan Senjata Lengkap Masuk ke rumah sakit),  dan 3. Bantuan dari Pemerintah pusat, Propinsi dan Daerah, (berupa sembako, obat-obatan).

Walaupun banyak bantuan yang mengalir  datang membantu warga Asmat,  tapi masih saja tidak tertolong banyak anak-anak yang meninggal terhitung dari bulan januari  2018 sebanyak 1.700-an orang anak meninggal rata-rata umur 0-6 Tahun.

 Menurut Warga, Jhon Besempit, anak saya tiga orang  meninggal, dia menyatakan Kejadian Luar Biasa ini tidak pernah terjadi sebelumnya, nenek moyang kita pun tidak perna mengalami hal  seperti ini. Hanya pertama kali, akhir tahun 2017-awal tahun 2018 ini baru terjadi.

Menurutnya, setelah ada Tim gelap dari TNI (Expedisi) masuk Asmat “baru mulai kejadian ini muncul, dan kamipun mencuriga karena pertama datang bantuan pun dari TNI dengan Senjata Lengkap Masuk Kerumah sakit, ”katanya.

Menurut Jhon Kami warga membutuhkan Obat dan Dokter mantri, suster, tapi TNI datang dengan Senjata Lengkap, ini menunjukan mental fisik kami terganggu kami lagi dalam tekanan batin, apa lagi anak-anak kami yang kecil.

“Menurut hasil  dokter indonesia penyakit yang diterita anak dibawah umur adalah  wabah  campak dan gisi buruk,” Lanjut Jhon, lebih aneh lagi, wabah  campak dan gisi buruk ini yang dirasakan dan dialami sakit hanya Orang Asli Papua (OSP) Asmat kota dan kampung-kampung. Tidak termasuk anak-anak  orang pendatang dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Ambon dll. Tapi kejadian luar biasa ini dirasakan oleh warga asli Asmat,"jelasnya.

Warga memintah pihak independen investigasi kasus kejadian luar biasa ini, penyakit ini mulai dari mana, siapa yang buat, penyebabnya apa?.

Dari analisa warga, Pertama: orang pendatang bekerja sama dengan TNI, melakukan penyebaran Virus Cambak dan gisi buruk, untuk pemusnaan ras melanesia di pesisir pantai Papua selatan demi perampasan Tanah kepentingan orang pendatang mulai  kuasai asmat.

Kedua: Asmat sendiri terkenal dengan ukuran patung terbuat dari kayu, terkenal sampai regional dan Intrnasional, ini misi Expedisi terselubung TNI melakukan pemusnaan Ras melanesia, menghabiskan generasi 15-30 tahun kedepan di kabupaten Asmat.

Ketiga: Pemerintah Indonesia melalui TNI melakukan Pemusnaan orang asmat 20 tahun kedepan, supaya asmat dikuasai pendatang memperkuat colonialisme di Asmat.

Keempat: Asmat sendiri kabupaten diatas Papan tidak ada Mobil. TNI Awal masuk Expedisi, Bantuan Kemanusian Pun TNI pertama Masuk Asmat, lalu TNI sendiri Mengakui bahwa Gisi buruk sudah diatasi, seadaan TNI jadi Dokter.

(admin)
Jika sudah baca mohon Analisa Foto dibawah ini..





















Rabu, 24 Januari 2018

Sidang Ke-3: Ketua I KNPB, Yanto diperiksa Saksi Dari Polisi


LAPORAN RESMI PERSIDANGAN YANTO AWERKION 
============================================
Knpb Timika News___Sidang pemeriksaan terdakwa, YANTO AWERKION sebagai Wakil Ketua KNPB Wilayah Timika, proses persidangan yang ketiga kali dimulai di Kantor Pengadilan Negeri Kota Timika Kelas II Jl.Yos Sudarso Kelurahan Sempan.

Proses persidangan tersebut dipimpin Oleh H. Herry Cahyono S.H Hakim Ketua barsama Fransiscus Y. Babthista. S.H Anggota Hakim I,Steven C. Walukouw S.H Anggota Hakim II Kemudian Yanto Awerkion didampingi Oleh Ganius Wenda S.H., MH Penasehat Hukum (Advokat). Dan Dujan Kogoya SH. MH,
Pemeriksaksi dari Polisi Polres Mimika atas nama Matheus Tanggu dan Andi Rambli dari Kesbangpol Kab. Mimika, Majelis hakim dan Kejaksaan menanya kepada Saksi Matheus Tanggu Ia menjelaskan Betul Yanto terdakwa betul berorasi politik. Kata ini saksi dengar dari KabagOps Nyoman Punia Bahwa “Oh itu suara Yanto” tuturnya dari saksi. Jadi pada intinya saksi hanya mendengar dari orang lain tidak lihat dengan mata kepala.
Dan Andi Ramli menjawab saya hadirkan Oleh kejaksaan karena perlu menjelaskan organisasi KNPB itu tidak terdaftar di kesbangpol. Dan menentang dengan ideologi Pancasila di Negara kesatuan Republik Indonesia menurutnya.
Sidang lanjutan masih ada lagi pemerik saksi Ahli dari pihak kepolisian maka Majelis Hakim memutuskan sidang lanjutan akan diadakan pada hari selasa depan 31 Januari
2018 atas pengajuan dari Kejaksaan Negeri Kota Timika Birawa dan Rijois karena masih ada pemeriksaa saksi Ahli dari Kepolisian pungkasnya. Sidang dimulai dari jam 4:40 – jam 5:30pm Wpb.

Mohon Advokasi !












Kamis, 11 Januari 2018

KNPB & ULMWP TIDAK TURUN SENDIRI DARI LANGIT


Oleh Gembala Dr. Ndumma Socratez S. Yoman
1. Pendahuluan
Lembaga perlawanan rakyat dan bangsa West Papua seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB) & United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) tidak turun dari langit. Wadah perlawanan rakyat seperti ini tidak pernah muncul dengan tiba-tiba. Ia lahir dari suastu proses panjang setelah melihat ketidakberesan terhadap kehidupan rakyat.
Latar belakang lahirnya KNBP dan ULMWP karena ketidakadilan, kejahatan, kekerasan, kekejaman, penindasan dan pembunuhan yang dilakukan Indonesia yang menduduki dan menjajah rakyat dan bangsa West Papua. Wadah perjuangan keadilan dan hak asasi manusia seperti ini selalu dianggap musuh oleh penjajah yang merasa kepentingannya diganggu.
KNPB dan ULMWP disambut dan diterima sebagai pejuang nasib rakyat yang tertindas dan teraniaya. Rakyat West Papua percaya bahwa lembaga perlawan ini wadah yang benar-benar lahir dari rakyat dan berjuang untuk nasib rakyat West Papua.
2. Bangsa West Papua, KNPB dan ULMWP dilawan oleh Ramses Ohee
Ramses Ohee adalah yang hidupnya identik dengan juru bicara/corongnya BIN dan Kopassus. Ramses menjadi tameng/wayang yang terbuka sementara pewayangnya ada dibelakang. Apa yang diminta oleh pelakon wayang diikuti dengan baik. Memang ini potret nyata orang Melanesia yang sudah kehilangan pijakan. Identitas dan budayanya sudah dicabut dari akar-akarnya. Kita ikuti permainan perwayangannya/apa yang dikatakan Ramses Ohee sebagai berikut.
2.1. Papua hadir dan menjadi bagian dari NKRI adalah kehendak Tuhan.
2.2. Papua akan selamanya menjadi bagian tak terpisahkan dari NKRI.
2.3. Papua bagian sah dari NKRI dan tak ada Negara manapun yang bisa memisahkan.
2.4. Sebelum Pepera, orang-orang Papua sudah terlibat dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
2.5. Silahkan angkat kaki jika tak setuju dengan NKRI.
2.6. Upaya yang selama ini dilakukan oleh NRFPB, KNPB, PRD dan ULMWP serta organisasi-organisasi yang ilegal lainnya untuk memisahkan Papua bagian dari NKRI akan menjadi sia-sia karena Tuhan telah berkendak atas ini.
3. Ramses Ohee dan Kopassus/BIN hanya menyebarkan bibit-bibit kebohongan
3.1. Apakah benar NKRI hadir di West Papua adalah kehendak Tuhan?
Menurut iman saya, Tuhan tidak pernah ajarkan untuk menipu dan membunuh umat Tuhan. Jadi, apakah perjanjian New York 15 Agustus 1962 dan pepera 1969 yang menghadirkan NKRI dengan kebohongan, kejahatan, kekerasan, kekejaman dan pembantaian umat Tuhan itu kehendak Tuhan?
TUHAN bilang: "Jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu" (Ulangan 5:17, 19, 20).
3.2. Apakah benar Papua selamanya menjadi bagian tak terpisahkan dari NKRI?
Menurut Ramses Ohee begitu, hanya menurut prediksi saya NKRI akan menjadi kenanangan dan West Papua tidak akan bertahan dalam NKRI.
Karena fondasi NKRI di West Papua adalah tetesan air mata, cucuran darah umat Tuhan pemilik negeri ini, tulang-belulang, penderitaan. Kekejaman, kekerasan, kejahatan, kebohongan, ketidakbenaran, ketidakadilan, pembunuhan, perampokkan, pencurian dan tindakan kriminal lainnya.
Perilaku para penguasa NKRI sudah mengusir dan menjauhkan rakyat dan bangsa West Papua. Wajah NKRI yang digambarkan tadi tidak memenangkan hati rakyat West Papua.
3.3. Apakah benar Papua sah dari NKRI dan tak ada Negara manapun yang bisa memisahkan?
Yang berjuang untuk West Papua Merdeka itu bukan Negara lain. Yang berjuang West Papua adalah rakyat dan bangsa West Papua sebagai pemilik sah negeri dan tanah ini. Apa dasar Papua bagian sah dari NKRI? Apakah melalui Pepera 1969 yang penuh dengan cacat hukum internasional dan penuh dengan kejahatan ABRI (TNI)?
Yang benar dan jujur adalah West Papua adalah wilayah pendudukan dan penjajahan Indonesia secara ilegal. West Papua diintegrasikan dengan moncong senjata bukan dengan proses yang benar.
3.4. Apakah benar sebelum Pepera 1969, orang-orang Papua sudah terlibat dalam Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928?
TUHAN bilang, "jangan menipu. Kamu jangan menipu dirimu sendiri". Kamu jangan jadi pembohong. Kamu jangan jadi manusia yang menjadi sahabat Iblis yang jahat, penipu dan pembohong itu.
Apakah orang-orang itu diutus resmi oleh rakyat dan bangsa West Papua dari Sorong-Merauke? Siapa nama orang itu? Kapan dan dimana rakyat dan bangsa West Papua rapat untuk mengutus orang itu menghadiri pertemuan pada 28 Oktober 1928.
Fakta membuktikan bahwa rakyat dan bangsa West Papua dari pegunungan dan pedalaman belum dijamah oleh orang-orang luar. Artinya belum ada orang yang belum mendapat pendidikan tentang NKRI. Barangkali, teman-teman dari pesisir pantai yang sudah duluan mengenal dunia luar.
3.5. Siapa yang seharusnya dipersilahkan angkat kaki jika tak setuju dengan NKRI?
Memang rakyat dan bangsa West Papua tidak setuju dengan pemerintah Indonesia menduduki dan menjajah bangsa West Papua. NKRI HARUS angkat kaki dan tinggalkan tanah dan bangsa kami West Papua. Kami adalah tuan dan pemilik sah tanah Melanesia ini. Kami punya hak 100% & NKRI tidak boleh menjajah, menindas dan memusnahkan kami.
TANAH Melanesia ini tanah kami. Ini rumah kami. Ini mama kami. Ini kehidupan kami. Ini masa depan anak dan cucu kami. Baik dan tidak baik waktu, hujan dan tidak hujan, lapar dan tidak lapar dan perang dan tidak perang, kami TETAP & SELAMANYA, DI SINI, KAMI BERDIRI DI ATAS TANAH TUMPAH DARAH KAMI. NKRI silakan angkat dari Tanah ini.
3.6. Apakah benar, upaya yang selama ini dilakukan oleh NRFPB, KNPB, PRD, ULMWP serta organisasi-organisasi yang ilegal lainnya untuk memisahkan Papua bagian dari NKRI akan jadi sia-sia karena Tuhan telah berkehendak atas ini?
Kalau menurut Ramses Ohee, BIN dan Kopassus bahwa usaha-usaha NRFPB, KNPB, PRD & ULMWP itu sia-sia dan Tuhan sudah berkenan kepada NKRI, kalian jangan paniklah. Mengapa diplomat2 Indonesia terus menebarkan
isu-isu berbasis kebohongan di Luar Negeri sampai berbohong di PBB?

Perlu diketahui bahwa NRFPB, KNPB, PRD dan ULMWP adalah wadah sah, resmi karena wadah ini berdiri bukan di Indonesia (Ambon, Sulawesi, Kalimantan, Jawa dan Sumatra). Wadah-wadah perjuangan ini lahir di atas tanah pusaka dan tanah leluhurnya sendiri. Tidak ada yang melarangnya. Terkutuklah orang-orang yang merampas hak orang lain.
Yang benar-benar ilegal, tidak sah dan HARUS tinggalkan tanah Melanesia West Papua ialah Republik Indonesia yang sekarang jargon NKRI harga mati. Jadi, NKRI-lah ilegal, NKRI harus angkat kaki Tanah Melanesia, West Papua.
Raja Daud berkata kepada raja Filistin, Hai Goliat, "Engkau mendatangi aku dengan pedang dengan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang ini" (1 Samuel 17:45).
Selamat berdebat

Berita Duka, Serlince Bomai Pengurus KNPB Timika Meninggal Di RSUD Enarotali (Madi)



KNPB Timika Berduka: Serlince Bomai Pengurus KNPB Timika Meninggal Di RSUD Enarotali (Madi) 

Komite Nasional Papua Barat KNPB Wilayah Timika kembali berduka, atas terpanggilNya kawan kami SERLINCE BOMAI. Pada hari Selasa (09/01/2018) Jam 07.00 malam waktu Enarotali west papua. akibat sakit. 

Serlince Bomai adalah Anggota Aktiv Badang Pengur KNPB Wilayah Timika yang membidangi komisariat Seni dan budaya.

Semat juang mu yang luar bisa itu, akan menjadi semangat rakyat papua dalam gerakan perlawanan untuk merebut cita-cita luhur bangsa dan rakyat papua. Kita terus berjuang sampai Papua MERDEKA!

salam Erat untuk mu kawan!

Sidang Ketua I KNPB Yanto dengan Pemeriksaan Saksi

KNPB TIMIKA NEWS : SIDANG YANTO AWERKION DENGAN AGENDA PEMERIKSAAN SAKSI DAN SIDANG BERIKUT DI TUNDAN (16/01/2018).
Pada hari ini kamis tanggal 11 Januari 2017 Jam 4.00 WIT, Kali ini Jaksa menghadirkan saksi atas nama LAJA PILIAN & SAHIR dari Polres Mimika sebagai saksi. Yanto Awerkion ditangkap saat dia Pimpinan sebagai Protokol dalam Acara Syukuran dan penutupan Petisi Manual dalam ibadah tersebut dan pihak Kepolisian dan Kejaksaan dikenakan Pasal MAKAR.
Dalam Persidangan ini Saksi mengakui bahwa dia sebagai Kameramen yang meliput kegiatan Ibadah Syukuran tersebut.
Menjadi pertanyaan Ibadah itu di jadikan sebagai Pasal MAKAR.
Saat kedua saksi Polisi ini ditanya oleh Hakim, Jaksa, dan Penasehat Hukum mereka berdua Jawab tidak tahu sampai terakhir.
Sampai Hakim juga mengarahkan untuk Pertanyaan untuk di Jawab oleh kedua Saksi juga tapi kedua Polisi itu jawab tidak tahu.
Sekian dan terima kasih atas perhatianNya dan juga kami sampaikan Mohon dukungan Doa Oleh semua pihak di papua dan pemerhati kemanusiaan di seluruh belahan dunia untuk kebebasan Yanto Awerkion.
Steven Itlay
Ket. KNPB Wilayah Timika

BERITA DUKA, PANGLIMA KODAP III TIMIKA TENNY KWALIK MENINGGAL DUNIA DI MARKAS TPNPB-OPM KALI KOPI TIMIKA WEST PAPUA

TPNPBNews: BERITA DUKA, PANGLIMA KODAP III TIMIKA TENNY KWALIK MENINGGAL DUNIA DI MARKAS TPNPB-OPM KALI KOPI TIMIKA WEST PAPUA.
Pada hari ini kamis 11 januari 2018. Panglima Kodap III Tenny Kwalik. Telah meninggal di Markas Komando Kalikopi Timika. Tenny Dikabarkan meninggal pada pagi hari, sakit selama satu Minggu dan meninggal tadi pagi.
Tenny Kwalik diangkat menjadi PANGLIMA KODAP III, setelah Kakaknya Kelly Kwalik Di Bunuh Oleh DENSUS 88. TENNY Diangkat pada tahun 2012sampai 2018 Hari ini kamis 11 Januari 2018.
Berikut sedikit Riwayat Hidup.
Nama : Theny Kwalik
T. T. L : Amungsa 19 Mei 1975
Pangkat : Brigjen TPN- PB
Jabatan : panglima KODAM III nemangkawi papua barat
Menjabat: panglima tahun 2012
Setelah Jenderal Germanus Onawame meningal.
Riwayat:
Pendidikan dasar hinga perwira diselesaikan di Tinta maya pusat latihan Kodam III Kalikopi, tahun 1990, saat itu Theny Kwalik umur 15 thn.
Setelah lulus langsung ditempatkan sebagai komandan di staf kodam III Kalikopi Timika pada thn 1990 - 1995.
Pada Thn 1996, Theny Kwalik pimpin operasih di mapenduma bersama Kakaknya Kelly Kwalik dan Daniel Kogaya Pimpinan Kodap Mapeduma atau KAB NDUGA Sekarang.
Pada Thn 1998 Then Kwalik dipercayakan sebagai pimpinan untk mengibarkan bendera di kampung jila. Pada Thn 1999/2000 Theny Kwalik Pimpin kibarkan bendera BINTANG FAJAR di tiga raya timika papua.
Pada Tahun 2002 Theny Kwalik diangkat menjadi komandan batalion pusat markas pusat kali kopi sampai tahun 2006.
Pada Tahun 2007-2011 diangkat menjadi komandan operasih kodam III Timika Papua.
Pada Tahun 2012 Theny Kwalik diangkat menjadi panglima Kodam III Timika Papua, sampai sekarang Kamis 11 Januari 2018, Tenny Kwalik Meninggal Dunia di Markas Pertahanan TPN-OPM Kali Kopi Timika.
Penyebab Kematian sakit Paru_Paru Basah, Alm. Theny Kwalik mengalami sakit paru-Paru basah selama 6 bulan lebih bertahan di markas kali kopi tanpa pengobatan medis. Dan akhirnya meningal dunia hari ini kamis 11 januari 2018 jam 14.15 wpb di markas pusat TPN-PB di kali kopi papua barat.
DiLaporkan dari Sekretariat Markas Pertahanan Kali Kopi Timika.

.

.
Videos

BERITA