Latest News

.

.

Jumat, 17 Juli 2015

FOTO, RAKYAT PAPUA IBADAH PEMBUKAAN PAPUA MENUJU PIF

 

























































































Ibadah Pembukaan Gerakan Doa Lintas Bangsa (GDLB) secara Nasional di mediasi oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai media  Rakyat Papua Barat dan Penanggung jawab Politik Parlemen rakyat Daerah (PRD) Wilayah Timika, menggelar Ibadah doa bersama untuk mendukung tahapan United Liberation Movement  For West  Papua (ULMWP) melalui Melanesia Spearhead Group  (MSG) menuju Pasifik  Island Forum (PIF) dan  Indonesia Segerah “STOP..!” Genosida diatas Tanah Papua.



Panitia Kegiatan Gerakan Doa Lintas bangsa sekaligus Ketua KNPB I  Wilayah Timika (Yanto Awerkion) menyatakan Perjuangan Papua merdeka sudah jelas dan benar dalam tahapan demi tahapan kita sudah berjuang sampai saat ini Perjuangan Papua merdeka sudah diakui di rumpun Melanesia bukti bahwa ULMWP sudah terima sebagai pengamat/ Observer di MSG. Sehingga rakyat Papua jangan bosan-bosan, tapi tetap semangat.

Kami Panitia mengharap, seluruh Rakyat Papua baik yang ada di Timika maupun seluruh Papua teritori West Papua maupun di luar Papua mohon dukungan Doa dan Puasa Untuk mendukung agenda Perjuangan bangsa Papua ini, melalui ULMWP ke MSG menuju PIF.

Lanjut  Yanto, kami  berharap tiga komponen  fraksi Pejungan Papua merdeka  yakni WPNCL, PNWP, dan NRFPB “jangan diam nyatakan sikap dukungan terhadap ULMWP dari MSG menuju PIF dengan Doa Puasa, ibadah, jumpa press, dan Aksi damai,”mengajaknya.



Selanjtnya Wakil Parlemen Rakyat Daerah Wilayah Timika Sem Asso juga dengan tegas mengutuk dalam nama Allah bangsa Papua bagi mereka yang main mata dengan Melindo. rakyat papua sadar bahwa tahapan perjuangan Papua merdeka melalui ULMWP sangat jelas. jadi ketiga Fraksi perjuangan sudah lahirkan wadah kordinasi yakni ULMWP sejak taggal 1- 06 desember 2014 lalu.

Sehingga tahapan sudah jelas menuju penentuan nasib sendiri “melalui ULMWP Ke MSG sudah terima dan mengakui sebagai Pengamat/observer, dan selanjutnya UMLWP akan melobi dalam Forum yang tertinggi di pasifik yakni PIF, setelah diterima masuk ke Deklonisasi PBB, tahapan berikutnya masalah papua akan di bawah ke mahkama internasional.

“Untuk membahas  masalah papua di mahkama internasional, hadirkan bebarapa Negara yang ikut terlibat dalam masalah Papua yakni, Rakyat Papua (ULMWP), Belanda,  Indonesia, Amerika, dan PBB. Untuk menentukan nasib bangsa papua melalui Referendum atau Indonesia mengakui kemerdekaan Papua sejak 1 desember 196,”1 Jelasnya.



“Gerakan Doa Lintas Bangsa dengan Thema “WEST PAPUA DARI MSG MENUJU PIF” DAN INDONESIA SEGERA STOP GENOSIDA DI TANAH PAPUA,” Tertulis Spanduk Ukuran besar di depan kantor sekertariat KNPB dan PRD Wilayah Timika. Pada Jumat (17/05/2015), pada pukul 10:00 Wpb mulai dan diakhiri pada 14 :00 Wpb, Ibadah berjalan aman. (ADMIN)
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

.

.

Populer

BERITA