Latest News

.

.

Jumat, 11 September 2015

SERUAN AKSI IBADAH DOA MENDUKUNG PIF

Upaya menghalangi perjuangan Bangsa Papua untuk menjadi bagian dari PIF adalah suatu perbuatan yang mengingkari fakta ciptaan terhadap bangsa Papua yang ditempatkan Tuhan di teritori Melanesia. Sudah cukup lama, West Papua hidup dibawah tekanan keluarga tiri Melayu. Dan west Papua berhasil dikembalikan kepada keluarga kandungnya Melanesia. Kita harus menjadikan perjuangan ini milik pribadi kita. Kita harus yakin bahwa kolonialisme,Kapitalisme,Imperialisme dalam bentuk apapun mutlak dilawan. Perlawanan kita buang dilandaskan pada kebencian tetapi setulusnya untuk menyadarkan manusia-manusia serakah yang rakus dan tamak pada kekuasaan, yang dibangun dengan penuh rekayasa dan kebohongan.

Karenanya, pola perlawanan yang damai dan bermartabat harus terus dilakukan tanpa dipengaruhi oleh provokasi kekerasan Negara penjajah.Kita harus menyolidkan struktur bangsa kita yang tercerai berai akibat hegemoni kolonialisme Indonesia. Tidak ada maksud yang baik hendak diterapkan Indonesia kepada Orang asli papua di West Papua, selain memusnahkan orang Papua atau menghabiskan orang Papua. Arus kenikmatan kolonialisme jangan membawah larut seluruh kehidupan kita tetapi, marih berjejer dalam barisan persatuan perjuangan kita melalui ULMWP. Proses perjuangan Papua saat di MSG, Indonesia menghalangi Bangsa Papua masuk kedalam rumah Malanesia dengan sebuah buatan wadah Republik Indonesia yaitu MELINDO (Malanesia-Indonesia) tetapi,tidak berhasil sehingga Orang papua telah berhasil masuk kedalam rumahnya milik ras malanesia yaitu MSG kemudian tahapan selanjutnya menuju ke PIF dan Pertemuan tersebut masih berjalan dari tanggal 07-11 september 2015 tetapi,perjuangan suci orang papua,di halangi lagi oleh negara super power Amerika serikat dan Indonesia kondisi perjuangan bangsa papua mulai berubah artinya bahwa  pergerakan Negara Indonesia dan Amerika Serikat  tidak tenang untuk memusnahkan ras malanesia di teritori papua.  

Dalam rangka mempertahankan Papua tetap dalam penindasan, penderitaan bagi masyarakat Malanesia di Papua Barat, Indonesia jadikan west papua bagaikan pangkalan Militer dari segala kesatuan dan berbagai macam ilmu jahat ke Papua Barat.

Dengan melihat kondisi rill orang Papua saat ini yang terus menerus dimusnahkan oleh kekejaman militer Indonesia maka, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bersama Parlemen Rakyat Daerah Mimika mengajak bapak/ibu yang berasal dari Kulit Hitam, Keriting Rambut, Ras Malanesia di Papua Barat segera tinggalkan kepetingan sesaat dan ikut menghadiri Ibadah atau doa lintas yang akan diselenggarakan pada :
Hari & Tanggal               : Jumat, 11 september 2015
Waktu/Jam                      : Pukul 09.00 - selesai
Tempat                             Kantor KNPB dan PRD Timika.
Demikian seruan aksi dan atas kehadiran dari semuanya disampaikan terima kasih.
          HORMAT KAMI
Koordinator Lapangan

                                                                       
YANTO AWERKION                                             SEM UKAGO
         Ketua Kolap                                                    Sekjen Korlap
LEMBAGA POLITIK BANGSA PAPUA BARAT DAN MEDIA NASIONAL BANGSA PAPUA
PARLEMEN RAKYAT DAERAH PRD DAN KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT KNPB WILAYAH MIMIKA.
            ABIHUT DEGEI                                                             STEVEN ITLAY
   Ketua PRD Wilayah Mimika.                            Ketua KNPB Wilayah Mimika

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

.

.

Populer

BERITA