Latest News

.

.

Jumat, 03 Juli 2015

KNPB Menyerukan "Perang" Terhadap Freeport

Ini ngeri dan sungguh memiluhkan, PT. Freeport Indonesia yang merupakan agen ekonomi politik kolonial dan kapitalis akan melanjutkan cengkeraman dan eksploitasinya di teritori West Papua, setelah kemarin, Kamis (02/7/2015), James Moffett, bos Freeport McMorran menanamkan investasi sebesar 253 triliun rupiah untuk proyek kelanjutan penggerukan. Indonesia dan Amerika Serikat dengan nafsu eksploitasi akan menggeruk isi perut bumi Papua (Amungsa) yang menyimpan cadangan emas terbesar di dunia. Mengulangi pola kompromi lama, tanpa melibatkan orang Papua, Freeport akan menjarah dan merampok hak kedaulatan ekonomi rakyat West Papua.

Tidak. Rakyat West Papua tidak boleh diam untuk kali ini. Membiarkan PT. Freeport beroperasi itu sama dengan membiarkan dan memelihara induk kejahatan yang telah menyangkal dan menghancurkan hak politik bangsa Pribumi Papua, dan melahirkan penidasan diatas teritori West Papua selama hampir setengah abad. Membiarkan PT. Freeport beroperasi itu sama dengan membiarkan kolonial Indonesia terus mencengkeram teritori West Papua.
Kami tegaskan bahwa 11 poin keberpihakan bagi Papua yang hendak dilaksanakan dalam negosiasi adalah suatu bentuk hegemoni kapitalis global, yang tidak lain dan tidak bukan untuk memantapkan ketergantungan terhadap kapitalisme global. Bahwa trik hegemoni ini pun sudah dan terus dialami bangsa-bangsa yang dijarah gurita kapitalisme global. Ini musibah dan ancaman penghancuran rakkyat Papua oleh kokohnya sistem kolonialisme dan kapitalisme global. Ini harus dilawan!
KNPB memperingatkan, tentu dengan penuh ketegasan, bahwa konspirasi Freeport dan Jakarta adalah lonceng kematian bagi bangsa Papua. Oleh sebab itu, seluruh orang Papua yang sementara berada dalam sistem kolonial dan kapitalis, mulai dari Gubernur, MRP, DPRP, Bupati, Walikota, dan para penguasa adat Papua, bahwa perang kita terhadap penguasa ekonomi global dan kolonialisme adalah mutlak hari ini, demi hari esok pasti.
KNPB menyeruhkan, tentu dengan kesadaran yang mendalam, bahwa Freeport McMorran harus angkat kaki dari teritori West Papua. Karena itu, rakyat West Papua segera bersatu membentuk kekuasaan politik dari rakyat, dengan mempererat simpul-simpul perlawanan. Kita tidak bisa lepas tangan, dalam kerapuhan, membiarkan kekayaan kita disedot dan dirampok. Kita tidak bisa membiarkan anak-anak negeri yang sementara berada di dalam sistem kolonial diperbudak dan dijadikan patron ekonomi politik kolonial dan kapitalis. Ini musibah.
KNPB akan berdiri digaris yang paling depan untuk mengibarkan bendera perlawanan terhadap kolonialisme dan kapitalisme global. Bahwa hak penentuan nasib sendiri yang diperjuangkan oleh KNPB, adalah juga merupakan hak untuk menentukan dan mewujudkan kedaulatan ekonominya sendiri, bukan di Amerika Serikat dan bukan di Indonesia, tapi diatas tanah leluhurnya, yakni West Papua.
Perang Terhadap Freeport Mutlak!
Kita Harus Mengakhiri
Salam Pemberontakan
Numbay, 3 Juli 2015
Victor Yeimo
Ketua Umum KNPB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.

Populer

BERITA