Latest News

.

.

Kamis, 09 Agustus 2018

KNPB TIMIKA MENGHIMBAU AGAR SELURUH RAKYAT BANGSA PAPUA DI BUMI AMUNGSA TIMIKA STOP MENGHORMATI BENDERA BANGSA MELAYU.



KNPB TIMIKA MENGHIMBAU AGAR SELURUH RAKYAT BANGSA PAPUA DI BUMI AMUNGSA TIMIKA STOP MENGHORMATI BENDERA BANGSA MELAYU.

Yang Merasa Orang Papua Dilarang Keras Menghormati Bendera Bangsa Penjajah Indonesia.
KNPB TIMIKA News- Badan Pengurus Komite Nasional Papua barat KNPB dan Parlemen Rakyat Daerah PRD wilayah Timika kembali menghimbau kepada seluruh Rakyat bangsa Papua yang merasahkan diri Hitam Kulit, Keriting rambut yang berada di bumi amungsa Timika 

Agar tidak ikut-ikutan secara Paksa Menghormati Bedera Merah Putih Bangsa Melayu. Anda orang Papua Bukan Bangsa Melayu Tetapi Anda Seutuh Utuhnya Di Ciptakan Bangsa Malanesia Oleh Sang Pencipta.

Mengapa Katakan Demikian,,,?

Bangsa Papua adalah bangsa  besar yang mempunyai Hari Ulang Tahun (HUT) tersendiri yaitu 1 Desember bukan 17 Agustus. Bangsa Papua mampu membuktikan dan mengarahkan kebodohan sejarah yang di lakukan oleh Indonesia kepada kebenaran sejarah. Sejarah perlu diluruskan karena tanpa sejarah yang benar tidak mungkin terbangun sebuah bangsa yang bermartabat. Bahwa, orang Papua tidak pernah ada ikatan sejarah bersama negara Indonesia. Tidak pernah orang Papua berjuang untuk mendirikan negara yang bernama Indonesia.

Sudah menjadi keharusan bagi orang Papua untuk memboikot pemaksaan nasionalisme Indonesia yang akan dilakukan oleh agen-agen dan pemerintah kolonialisme Indonesia dalam perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-73 di tanah air West Papua.

Semua Orang Papua Perluh ingat bahwa, Keluarga Anda, Sanak Saudara Anda, Bapak Anda, Mama Anda, Tanta Anda, Nenek Anda, Tete Anda, Paman Anda, Kakak Anda, Adik anda, telah dibunuh Oleh Negara Indonesia depan Mata kita sendiri di berbagai daerah dari sorong sampai merauke maka, hanya orang bodoh saja yang akan menghormati Bendera Merah Putih dan menyanyikan Lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam perayaan HUT indo Melayu 17 Agustus 2018 yang ke 73 namun, Orang Papua perluh sadar diri dan kembali kepada sejarah bangsanya sendiri.

KNPB sebagai media Nasional bangsa papua tidak akan mundur dari Kenyataan Kebenaran Sejarah tetapi, terus mengkobarkan kepada rakyat West Papua maupun Pemerintah Indonesia agar kembali pada rel kebenaran sejarahnya dan Kita tetap berjuang bersama secara sadar tanpa kekerasan.
Maka Kita Perluh sadarkan dan didik anak-anak anda mulai dari bangku pendidikan TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi untuk tidak tunduk dan tidak menjadi korban penipuan Indonesia melalui perayaan HUT kemerdekaan Indonesia tetapi Seluruh rakyat West Papua berhak berdiri diatas sejarah kita sendiri.

Bangsa papua di ciptakan dari tanah yang berasal dari papua bukan di ciptakan tanah yang berasal dari Indonesia dan bangsa Papua Lahir sebagai Orang Papua, Besar Juga sebagai Orang Papua, dan akan matipun sebagai Orang Papua. Kita tidak datang dari luar negeri, bahkan Juga tidak datang dari Indonesia, tetapi, kita yang Mempunyai Pulau Papua sehingga, Ideologi Orang Papua dengan Ideologi Orang Indonesia Melayupun sangat Beda. Artinya, “ Ideologi Orang Papua Tetap Papua, Ideolpgi Orang Indonesia Tetap Indonesia “ Tidak Bisa di Paksakan Menjadi Indonesia Atau Menjadi Papua.

Maka Bangsa Papua mempunyai Hari Ulang Tahun HUT Tersendiri, Lagu Kebangsaan Sendiri, Bendera Sendiri, Lambang Negara Sendiri, UUD sendiri, Kontitusi Sendiri, di Luar Negara Indonesia. Sehingga, Orang Papua Berhak memboikot Perayaan 17 Agustus 2018 yang ke 73. Sebab Sekian Tahun Bangsa papua hidup dan berkarya diatas Penipuan, Pembunuhan, Pemerkosaan,  Pencurian, Penindasan sehingga, Kita berkorban membabi buta diatas negeri Kita sendiri.

Kita pernah ditipu oleh negara tetangga kita dan Orang Papua adalah Bangsa besar Malanesia bukan bangsa indomelayu itulah yang sang Pencipta menciptakan diatas pulau ini.
Maka dengan demikian Anak–anak sekolah dari TK, SD, SMP, SMU,Perguruan Tinggi, mahasiswa, PT, Petani, Masyarakat Buru, PNS, TNI/POLRI yang merasahkan diri berasal dari Hitam Kulit Keriting rambut agar Tidak Lagi ikut-Ikutan Kegiatan Bangsa melayu Indonesia secara Paksa Menghormati Bendera Merah Putih dan Menyanyikan Lagu kebangsaan Indo melayu (Indonesia Raya).
Sebarkan dan kobarkan perlawanan secara damai dan bermartabat di seluruh wilayah teritori West Papua.
Kita Harus Mengakhiri.

Oleh : Badan Pengurus KNPB Timika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.

Populer

BERITA